Halaman

Sabtu, 22 Maret 2014

PERSEDIAAN BARANG DAGANG


PERSEDIAAN BARANG DAGANG

            Persediaan barang dagang adalah barang-barang yang dimiliki untuk dijual dalam kegiatan normal perusahaan. Barang-barang atau persediaan yang dimiliki perusahaan tergantung jenis perusahaan tersebut bergerak dibidang apa. Menutut standar akuntansi keuangan, persediaan adalah:
a.       Dijual dalam kegiatan usaha normal
b.      Dalam proses produksi dan atau dalam  perjalanan
c.       Dalam bentuk bahan baku atau perlengkapan (supplies) untuk digunakan dalm proses produksi pemberian jasa
Menurut C.Rollin Neswonger And Philip.E.Pross. Persediaan adalah:
a.       Barang dagangan yang disimpan untuk dijual dalam operasi normal
b.      Bahan-bahan yang terdapat dalam proses produksi atau yang disimpan untuk digunakan dalam proses produksi

Karena perushaan sangan berkaitan erat dengan persediaan barang dagang maka pencatatan transaksi perusahaan dagang juga harus disesuaikan dengan sistem pencatatan persediaan barang dagangan yang dipilih. Dengan demikian, perusahaan harus terlebih dahulu memutuskan sistem mana yang akan digunakan sebelum melakukan pencatatan. Dalam akuntansi, terdapat dua sistem pencatatan persediaan barang dagangan yang masing-masing memiliki perbedaan dalam cara pencatatan yaitu sistem periodik (fisik) dan sistem perpetual.

  • Sistem Periodik : Sistem persediaan barang dagangan yang harga pokok barang yang terjual tidak dapat langsung diketahui setiap saat setelah barang terjual, tetapi baru dapat diketahui setelah dilakukan perhitungan secara fisik pada akhir periode.
  • Sistem Prepetual : Sistem persediaan barang dagangan yang harga pokok barang yang terjual dapat langsung diketahui setiap saat setelah barang terjual tanpa harus dilakukan perhitungan secara fisik. Dengan sistem ini, pembelian dan penjualan barang akan dicatat pada akun persediaan.
Sumber:




Tidak ada komentar:

Posting Komentar